Kamis, 16 Juli 2026, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan desa melalui kegiatan gotong royong pengecoran jalan bersama masyarakat Desa Wawasan. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi nyata antara mahasiswa dan warga dalam meningkatkan kualitas infrastruktur desa sekaligus mempererat hubungan sosial selama pelaksanaan KKN.
Bersama Warga Membangun Akses Jalan yang Lebih Baik
Sejak pagi hari, mahasiswa KKN bergabung dengan masyarakat untuk melaksanakan proses pengecoran jalan. Kegiatan diawali dengan menyiapkan berbagai bahan dan peralatan yang diperlukan, kemudian dilanjutkan dengan proses pengecoran hingga tahap perapian permukaan jalan agar hasilnya lebih rapi dan kuat.
Seluruh proses dilakukan secara gotong royong, di mana mahasiswa dan warga saling bekerja sama serta berbagi tugas sesuai kebutuhan di lapangan. Suasana kebersamaan yang terjalin mencerminkan semangat saling membantu dalam mewujudkan pembangunan desa yang lebih baik.
Mendukung Peningkatan Infrastruktur Desa

Pembangunan jalan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas akses masyarakat dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, diharapkan mobilitas warga menjadi lebih nyaman, aman, dan lancar, sehingga dapat memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Desa Wawasan.
Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan ini, mahasiswa KKN tidak hanya berkontribusi secara fisik, tetapi juga memperoleh pengalaman mengenai pentingnya kerja sama antara masyarakat dan berbagai pihak dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
Menguatkan Nilai Kebersamaan dalam Pengabdian

Kegiatan gotong royong pengecoran jalan menjadi salah satu pengalaman berharga bagi mahasiswa KKN Universitas Lampung. Selain membantu meningkatkan fasilitas umum, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat melalui semangat kebersamaan, kepedulian, serta kerja sama yang telah menjadi budaya di Desa Wawasan.
Melalui kegiatan seperti ini, mahasiswa diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus belajar mengenai pentingnya partisipasi aktif dalam pembangunan desa.
