Pada Rabu malam, 14 Januari 2026, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung melanjutkan kegiatan pengabdian dengan melakukan silaturahmi ke salah satu pondok pesantren yang berada di sekitar posko, tepatnya di wilayah Cibereum. Kegiatan ini dilaksanakan setelah waktu Magrib dengan tujuan untuk mengenal lebih dekat lingkungan keagamaan masyarakat serta menjalin komunikasi dengan pihak pondok pesantren.
Setibanya di lokasi, mahasiswa KKN disambut oleh ustaz dan ustazah yang mengajar di pondok pesantren tersebut. Dalam pertemuan ini, mahasiswa melakukan perkenalan sekaligus berdiskusi mengenai berbagai aktivitas yang biasa dilaksanakan di pondok pesantren. Mahasiswa menanyakan kegiatan harian santri, jadwal pembelajaran, serta waktu pelaksanaan kegiatan keagamaan yang rutin dilakukan.
Selain itu, mahasiswa KKN juga menyampaikan ketertarikan untuk dapat ikut berpartisipasi dalam kegiatan pondok pesantren, baik dalam kegiatan belajar mengajar maupun kegiatan keagamaan lainnya. Hal ini dilakukan sebagai bentuk upaya mahasiswa untuk lebih membaur dengan masyarakat sekitar serta memahami kehidupan sosial dan religius yang berkembang di lingkungan Cibereum.
Setelah kegiatan silaturahmi di pondok pesantren selesai, mahasiswa KKN diajak untuk menghadiri acara Rajaban yang dilaksanakan di masjid setempat. Acara ini merupakan kegiatan keagamaan yang diisi dengan pengajian dan dihadiri oleh berbagai kalangan masyarakat, mulai dari anak-anak, ibu-ibu, hingga bapak-bapak.
Dalam acara Rajaban tersebut, mahasiswa KKN turut bergabung bersama masyarakat untuk mengikuti rangkaian pengajian. Suasana kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh kebersamaan. Kehadiran mahasiswa KKN dalam acara ini menjadi bentuk partisipasi aktif dalam kegiatan keagamaan masyarakat serta mempererat hubungan sosial antara mahasiswa dan warga sekitar.
Melalui kegiatan silaturahmi ke pondok pesantren dan keikutsertaan dalam acara Rajaban, mahasiswa KKN Universitas Lampung tidak hanya memperoleh wawasan tentang aktivitas keagamaan di wilayah Cibereum, tetapi juga memperkuat hubungan dengan tokoh agama dan masyarakat. Kegiatan ini menjadi salah satu langkah penting dalam membangun kedekatan, kepercayaan, serta kerja sama yang baik selama pelaksanaan KKN di Desa Batu Menyan.
Diharapkan, ke depannya mahasiswa KKN dapat terus berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial dan keagamaan, sehingga keberadaan mahasiswa benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.
