KOTA/KECAMATAN : BANDAR LAMPUNG/TELUK BETUNG TIMUR
KELURAHAN : KETEGUHAN
KELOMPOK : KETEGUHAN 1
DPL : Siti Khoiriyah, S.H.I., M.H.
ANGGOTA:
1. Hizkia Aji Deksono 2314161047 Agronomi Dan Hortikultura (Koordinator Desa)
2. M. Ismat Zihnifikhar Ghazali 2312011302 Ilmu Hukum (Wakil Koordinator Desa)
3. Maritza Keisha Husin 2316031005 Ilmu Komunikasi (Sekretaris)
4. Rintan Maharani 2311031031 Akuntansi (Bendahara)
5. Salsabilla Octaviani 2351012001 Bisnis Digital (PDD)
6. Adinda Zahrina 2316011057 Sosiologi (PDD)
7. Febriyan Akbar 2255021016 Teknik Mesin (PDD)
8. Nabila Maharani Daulay 2318031036 Farmasi (Acara)
9. Hashell Athaillah Atmaji 2311012005 Bisnis Digital (Acara)
10. Rakha Luthfi Arifin 2351011004 Manajemen (Humas)
11. Zevany Cahaya Hasibuan 2318011137 Kedokteran (Humas)
12. Dita Wahyu Ernita 2314161031 Agronomi Dan Hortikultura (Konsumsi)
13. Annisa Fatieya Rahmah Diena Thyga Ariey Prakoso 2318011026 Kedokteran (Konsumsi)

Bandar Lampung, 21 Januari 2026 — Mahasiswa KKN Universitas Lampung Periode I Tahun 2026 Kelompok Keteguhan 1 melaksanakan kegiatan Sosialisasi Hak Perempuan dan Anak serta Pencegahan Bullying yang bertempat di SD MI Miftahul Iman, Kelurahan Keteguhan. Kegiatan ini ditujukan kepada siswa kelas 4, 5, dan 6 dengan jumlah peserta sebanyak 54 siswa.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai hak-hak perempuan dan anak, serta memberikan edukasi tentang bullying, baik pengertian, bentuk-bentuk bullying, dampak yang ditimbulkan, maupun cara mencegah dan menghadapinya di lingkungan sekolah. Sosialisasi ini diharapkan dapat menumbuhkan sikap saling menghargai, empati, dan kepedulian antar sesama siswa.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui penyampaian materi secara interaktif, disesuaikan dengan usia dan tingkat pemahaman siswa. Mahasiswa KKN menyampaikan materi menggunakan bahasa yang sederhana, contoh-contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, serta melibatkan siswa secara aktif melalui tanya jawab dan diskusi ringan agar suasana kegiatan tetap kondusif dan menyenangkan.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan pemberian tes sederhana kepada siswa untuk mengukur sejauh mana pemahaman mereka terhadap materi yang telah disampaikan. Tes ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa mengenai hak perempuan dan anak serta sikap yang harus diterapkan dalam mencegah tindakan bullying di sekolah.
Sebagai bentuk penguatan nilai dan komitmen, siswa juga diajak untuk mengisi “Pohon Harapan”, yaitu media kreatif tempat siswa menuliskan harapan, pesan, dan komitmen mereka terkait upaya pencegahan bullying serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai. Kegiatan ini mendapat respon yang sangat baik, terlihat dari antusiasme siswa dalam menuliskan harapan mereka.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan siswa dapat lebih memahami hak-hak yang dimiliki sebagai anak, mampu menghargai perbedaan, serta berani menolak dan melaporkan tindakan bullying. Kegiatan ini juga menjadi upaya preventif untuk menciptakan lingkungan sekolah yang ramah anak dan bebas dari kekerasan.
