Kegiatan survei dan kunjungan ini dilaksanakan oleh Kelompok KKN Srengsem Lingkungan 2 sebagai langkah awal dalam persiapan pelaksanaan program kerja di bidang edukasi anti kekerasan seksual dan mitigasi bencana. Kegiatan ini bertujuan untuk menjalin komunikasi, memperoleh izin, serta menyelaraskan rencana program kerja dengan pihak-pihak terkait agar pelaksanaan program dapat berjalan dengan baik dan tepat sasaran.
Survei ke SMP Negeri 30 Bandar Lampung dilaksanakan pada Kamis, 22 Januari 2026. Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa KKN menemui Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan untuk menyampaikan rencana program kerja edukasi anti kekerasan seksual yang akan dilaksanakan di lingkungan sekolah. Program ini dirancang sebagai bentuk upaya preventif untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya menjaga diri, mengenali bentuk kekerasan seksual, serta mengetahui langkah-langkah yang dapat dilakukan apabila menghadapi situasi yang tidak aman. Pihak sekolah menyambut kedatangan mahasiswa KKN dengan sangat baik dan memberikan respon positif terhadap rencana program kerja yang disampaikan. Setelah dilakukan diskusi singkat, pihak sekolah menyatakan kesediaannya untuk mendukung dan mengizinkan pelaksanaan program tersebut di SMP Negeri 30 Bandar Lampung.

Selain kegiatan survei ke sekolah, mahasiswa KKN Srengsem Lingkungan 2 juga melakukan kunjungan dan diskusi dengan Lurah Srengsem terkait rencana program kerja di bidang mitigasi bencana. Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa menyampaikan gagasan mengenai pentingnya edukasi dan simulasi bencana sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Diskusi difokuskan pada rencana pengadaan simulasi bencana yang akan melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebagai pihak yang berkompeten dalam memberikan materi dan simulasi secara langsung kepada masyarakat.
Lurah Srengsem menyampaikan bahwa program kerja mitigasi bencana tersebut berpotensi untuk dilaksanakan, mengingat letak Kelurahan Srengsem yang relatif dekat dengan wilayah pesisir sehingga memiliki risiko terhadap bencana tertentu. Pihak kelurahan juga menilai bahwa edukasi dan simulasi bencana sangat penting untuk meningkatkan kesadaran serta kesiapan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat. Melalui kegiatan survei dan kunjungan ini, diharapkan program kerja KKN Srengsem Lingkungan 2 dapat terlaksana dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekolah dan masyarakat Kelurahan Srengsem.

