Pekon Tunggul Pawenang, 22 Januari 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung berkolaborasi dengan mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Pringsewu mengadakan kegiatan sosialisasi dengan tema “Transformasi Ekonomi Lokal melalui Hilirisasi Mocaf sebagai Model Ketahanan Pangan dan Daya Saing Daerah.” Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penguatan pemanfaatan potensi lokal berbasis singkong di Pekon Tunggul Pawenang.
Sosialisasi tersebut mencakup pemaparan materi yang komprehensif, dimulai dari penjelasan mengenai karakteristik tepung mocaf (Modified Cassava Flour), perbandingan tepung mocaf dengan berbagai jenis tepung lainnya, hingga proses pengolahan singkong menjadi tepung mocaf yang bernilai tambah. Pemaparan materi disampaikan oleh Sonya Krey dari Program Studi Teknologi Industri Pertanian Universitas Lampung serta Laili Nadia dari Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Universitas Lampung.
Selain itu, pemateri juga menjelaskan berbagai manfaat tepung mocaf, baik dari sisi kesehatan, ketersediaan bahan baku, maupun potensi pengembangan ekonomi lokal. Tepung mocaf diperkenalkan sebagai alternatif pengganti tepung terigu yang dapat mendukung ketahanan pangan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap bahan pangan impor.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, sosialisasi dilengkapi dengan demonstrasi inovasi pengembangan tepung mocaf menjadi produk olahan pangan berupa soft cookies yang diberi nama MocKies (Mocaf Cookies). Produk MocKies merupakan hasil inovasi kolaboratif mahasiswa KKN Universitas Lampung dan Universitas Muhammadiyah Pringsewu dalam pengembangan tepung mocaf sebagai upaya meningkatkan nilai tambah dan nilai ekonomi bahan pangan lokal berbasis singkong.

Demonstrasi pembuatan MocKies dipandu oleh Nabilah Gita dari Program Studi Ilmu Pemerintahan Universitas Lampung bersama Rinia Wati dari Program Studi Bimbingan dan Konseling Universitas Muhammadiyah Pringsewu. Kegiatan demonstrasi ini memberikan gambaran langsung kepada peserta mengenai tahapan pengolahan mocaf menjadi produk pangan inovatif yang memiliki potensi pasar dan daya saing.
Kegiatan sosialisasi ini mendapat sambutan positif dari peserta karena memberikan wawasan baru terkait hilirisasi pangan lokal secara berkelanjutan. Kolaborasi antara mahasiswa KKN Universitas Lampung dan Universitas Muhammadiyah Pringsewu diharapkan mampu mendorong tumbuhnya inovasi, kewirausahaan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal desa
