
Desa Kurungan Nyawa, 20 Juli 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung melaksanakan program Membaca Nyaring di SDN 58 Gedong Tataan sebagai salah satu program unggulan di bidang literasi. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas III sekolah dasar dengan tujuan meningkatkan minat baca, kemampuan menyimak, memperkaya kosakata, serta menanamkan kebiasaan membaca sejak usia dini melalui metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Program ini merupakan implementasi dari hasil persiapan yang telah dilakukan mahasiswa beberapa hari sebelumnya, mulai dari latihan teknik membaca hingga penyusunan alur kegiatan agar proses pembelajaran dapat berlangsung secara optimal.
Kegiatan diawali dengan sesi perkenalan antara mahasiswa KKN dan para siswa untuk menciptakan suasana belajar yang lebih akrab. Mahasiswa kemudian memberikan pengenalan singkat mengenai pentingnya membaca sebagai jendela ilmu pengetahuan serta manfaat yang dapat diperoleh apabila membaca dilakukan secara rutin. Antusiasme siswa sudah terlihat sejak awal kegiatan, di mana mereka aktif menjawab pertanyaan sederhana dan menunjukkan rasa ingin tahu terhadap buku cerita yang akan dibacakan.
Selanjutnya, mahasiswa membacakan sebuah buku cerita menggunakan teknik membaca nyaring dengan memperhatikan intonasi suara, ekspresi wajah, pengaturan tempo, serta interaksi dengan peserta. Selama proses membaca berlangsung, mahasiswa beberapa kali menghentikan cerita untuk mengajak siswa memprediksi alur cerita berikutnya maupun menjawab pertanyaan mengenai tokoh dan peristiwa yang sedang dibacakan. Metode tersebut mampu membuat siswa tetap fokus serta terlibat aktif selama kegiatan berlangsung.
Setelah cerita selesai dibacakan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi mengenai isi cerita dan pesan moral yang terkandung di dalamnya. Mahasiswa memberikan kesempatan kepada siswa untuk menceritakan kembali isi cerita menggunakan bahasa mereka sendiri, kemudian mengajak peserta menyampaikan pendapat mengenai sikap tokoh dalam cerita. Kegiatan ini tidak hanya melatih kemampuan memahami bacaan, tetapi juga meningkatkan keberanian siswa dalam berbicara di depan teman-temannya.
Di akhir kegiatan, mahasiswa memberikan apresiasi kepada siswa yang aktif berpartisipasi selama proses pembelajaran. Suasana kelas yang penuh semangat menunjukkan bahwa metode membaca nyaring mampu menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus meningkatkan ketertarikan anak terhadap buku. Mahasiswa berharap kegiatan ini dapat menjadi awal terbentuknya budaya membaca di lingkungan sekolah sehingga siswa semakin gemar memanfaatkan buku sebagai sumber belajar dan pengetahuan.
