Merak Belantung, 20 Juli 2026 — Memasuki hari kesebelas pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Lampung di Desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, mahasiswa KKN mengawali kegiatan dengan melaksanakan audiensi kepada Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) setempat. Audiensi ini bertujuan untuk memperkenalkan sekaligus meminta izin pelaksanaan program kerja penyuluhan pestisida alami berbahan dasar puntung rokok sebagai salah satu solusi pengendalian hama tanaman yang ramah lingkungan.
Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa KKN berdiskusi dengan Ketua Gapoktan mengenai rencana teknis pelaksanaan program, mulai dari waktu dan tempat penyuluhan, sasaran peserta yaitu anggota kelompok tani, hingga proses pembuatan pestisida alami dari puntung rokok yang akan didemonstrasikan. Ketua Gapoktan menyambut baik rencana program ini, mengingat pemanfaatan limbah puntung rokok menjadi pestisida alami dinilai sebagai inovasi yang bermanfaat sekaligus mendukung upaya pengelolaan sampah non-organik di Desa Merak Belantung. Melalui program ini, mahasiswa berharap kelompok tani dapat memperoleh alternatif pengendalian hama yang lebih murah, mudah didapat, dan minim dampak negatif terhadap lingkungan dibandingkan penggunaan pestisida kimia.
Memasuki siang hari, mahasiswa KKN turut menghadiri Ceremony Bina Bakti yang dilaksanakan di Balai Desa Merak Belantung. Kegiatan ini merupakan rangkaian acara bersama masyarakat yang membahas mitigasi bencana banjir, bekerja sama dengan Himpunan Mahasiswa Geofisika. Acara berlangsung dengan dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga Desa Merak Belantung yang antusias mengikuti pemaparan seputar upaya pencegahan dan penanganan risiko bencana banjir di wilayah desa.

Melalui Ceremony Bina Bakti ini, mahasiswa KKN memperoleh wawasan tambahan mengenai langkah-langkah mitigasi bencana yang dapat diterapkan di tingkat desa, sekaligus melihat bagaimana kolaborasi antara akademisi, mahasiswa, dan masyarakat dapat berperan penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana. Kehadiran mahasiswa dalam kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk memperluas jejaring dan memperkuat sinergi dengan berbagai pihak yang turut peduli terhadap keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Desa Merak Belantung.
Rangkaian kegiatan hari kesebelas ini berjalan lancar dan sarat manfaat, memadukan program kerja bidang pertanian melalui audiensi penyuluhan pestisida alami dengan wawasan kebencanaan melalui Ceremony Bina Bakti. Melalui dua agenda tersebut, mahasiswa KKN Universitas Lampung semakin menunjukkan komitmennya untuk berkontribusi secara menyeluruh, baik dalam mendukung sektor pertanian maupun dalam membangun kesadaran mitigasi bencana di tengah masyarakat Desa Merak Belantung.
