Tanjung Harapan , Kec. Merbau Mataram, 25 Juli 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Desa Tanjung Harapan terus berupaya membangun kedekatan dengan masyarakat setempat melalui berbagai kegiatan sosial dan budaya. Pada hari ini, tim mahasiswa melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman salah satu tokoh masyarakat, Abah Amin, yang bertempat di Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan. Kunjungan tersebut diisi dengan dua agenda utama, yakni berpartisipasi dalam latihan kesenian hadroh serta melakukan diskusi mendalam terkait potensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) gula aren lokal.
Kegiatan diawali pada malam hari dengan nuansa keakraban saat para mahasiswa bergabung dalam sesi latihan hadroh bersama kelompok seni setempat. Dibawah bimbingan Abah Amin, mahasiswa belajar teknik dasar memukul alat musik rebana serta melantunkan syair-syair sholawat. Keterlibatan aktif mahasiswa dalam latihan ini tidak hanya menjadi sarana hiburan dan pengisi waktu yang positif, tetapi juga merupakan langkah nyata dalam mendukung pelestarian seni budaya bernuansa Islami yang hingga kini masih terus dirawat oleh warga Desa Tanjung Harapan.
Setelah sesi latihan seni selesai, suasana berlanjut dengan diskusi interaktif yang hangat. Mahasiswa KKN memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menggali informasi lebih dalam mengenai komoditas unggulan desa, yaitu produksi gula aren. Abah Amin memaparkan secara rinci mengenai proses pembuatan gula aren secara tradisional—mulai dari tahap penyadapan air nira (meres), proses perebusan yang memakan waktu jam-jaman, hingga teknik pencetakan dan pengemasan yang biasa dilakukan oleh para pengrajin lokal.
Dalam sesi tanya jawab tersebut, mahasiswa dan Abah Amin juga membahas berbagai tantangan yang dihadapi oleh para pelaku UMKM gula aren di Desa Tanjung Harapan. Beberapa poin utama yang menjadi fokus pembahasan antara lain keterbatasan jangkauan pemasaran, fluktuasi pasokan bahan baku musim tertentu, serta bentuk kemasan produk yang masih relatif sederhana sehingga belum memiliki daya saing tinggi di pasar modern.
Melalui kegiatan terpadu ini, mahasiswa KKN tidak hanya berhasil mempererat tali silaturahmi dan membaur dengan kehidupan sosial-keagamaan warga, tetapi juga memperoleh data serta pemahaman lapangan yang sangat berharga. Informasi yang didapatkan dari Abah Amin ini akan dijadikan sebagai pijakan awal bagi mahasiswa dalam merancang program kerja pendampingan UMKM, seperti pelatihan inovasi kemasan, branding produk, maupun digitalisasi pemasaran guna meningkatkan nilai ekonomi gula aren khas Desa Tanjung Harapan di masa mendatang.
