Pringsewu, – Acara penyerahan dan penerimaan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung dilaksanakan sebagai rangkaian awal pelaksanaan KKN di Kabupaten Pringsewu. Kegiatan ini menjadi momen resmi penyerahan mahasiswa KKN dari pihak Universitas Lampung kepada Pemerintah Kabupaten Pringsewu sebelum mahasiswa terjun langsung ke lokasi desa penempatan.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari perwakilan Rektorat Universitas Lampung, yang dalam hal ini disampaikan oleh Ibu Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN.Eng selaku perwakilan pimpinan Universitas Lampung. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa KKN merupakan bentuk nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, sekaligus menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk memahami kondisi sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat. Beliau juga berpesan agar mahasiswa KKN senantiasa menjaga sikap, etika, serta nama baik Universitas Lampung selama melaksanakan KKN di Kabupaten Pringsewu.
Selain itu, dalam sambutannya disampaikan harapan agar mahasiswa KKN dapat berperan aktif dalam membantu masyarakat desa melalui program-program yang bermanfaat dan berkelanjutan. Mahasiswa diharapkan mampu menjadi mitra masyarakat dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan desa, khususnya melalui program KKN Tematik yang berfokus pada pengembangan potensi lokal.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penerimaan mahasiswa KKN oleh pihak Pemerintah Kabupaten Pringsewu yang disampaikan oleh Bapak H. Riyanto selaku perwakilan Pemerintah Kabupaten Pringsewu. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada mahasiswa KKN Universitas Lampung di Kabupaten Pringsewu. Beliau berharap kehadiran mahasiswa KKN dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat desa, baik melalui kegiatan sosial, edukasi, maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Bapak Riyanto menekankan bahwa KKN Tematik di Kabupaten Pringsewu diharapkan mampu mendorong pengembangan potensi desa, khususnya pada sektor pertanian. Program KKN dengan tema MOCAF (Modified Cassava Flour) diharapkan dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan nilai tambah singkong sebagai komoditas lokal. Melalui pengolahan singkong menjadi produk MOCAF, diharapkan nilai jual singkong dapat meningkat serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat desa.
Setelah rangkaian sambutan dan penerimaan selesai, acara penyerahan dan penerimaan mahasiswa KKN Universitas Lampung secara resmi dinyatakan selesai. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi bersama antara mahasiswa KKN, pihak universitas, pihak pemerintah daerah, serta Dosen Pembimbing Lapangan kami, yaitu Bapak Dr. David Chandra, S.P., M.Si. Dokumentasi ini menjadi penanda dimulainya secara resmi pelaksanaan KKN Universitas Lampung di Kabupaten Pringsewu.

