Merbau Mataram, 24 Juli 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) Desa Tanjung Harapan menggelar rangkaian kegiatan positif bersama para siswa dan guru di SDN Tanjung Harapan, Kecamatan Merbau Mataram, Kabupaten Lampung Selatan. Kegiatan yang meliputi senam sehat bersama dan sosialisasi pencegahan perundungan (anti-bullying) ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kesehatan fisik serta pembentukan karakter generasi muda di lingkungan sekolah.
Rangkaian kegiatan diawali pada pagi hari dengan pelaksanaan senam sehat bersama di halaman sekolah. Seluruh siswa-siswi tampak antusias dan bersemangat mengikuti setiap gerakan senam yang dipandu langsung oleh para mahasiswa KKN. Selain untuk menjaga kebugaran tubuh, kegiatan senam ini juga bertujuan untuk mempererat keakraban antara mahasiswa, jajaran guru, dan para siswa sebelum melangkah ke sesi sosialisasi.
Setelah kegiatan fisik selesai, acara dilanjutkan dengan sosialisasi anti-bullying yang berlangsung interaktif. Dalam pemaparannya, tim mahasiswa KKN memberikan pemahaman mengenai definisi perundungan, jenis-jenis perundungan yang sering terjadi di lingkungan sekolah, serta dampak negatifnya bagi korban maupun pelaku. Siswa diajak untuk memahami pentingnya saling menghargai, berteman tanpa membeda-bedakan, dan berani melapor kepada guru jika melihat atau mengalami tindakan perundungan.
Pihak sekolah SDN Tanjung Harapan menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif yang dibawakan oleh mahasiswa KKN. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya terbiasa dengan pola hidup sehat, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, ramah anak, dan bebas dari tindakan bullying.
Rangkaian kegiatan diawali pada pagi hari dengan pelaksanaan senam sehat bersama di halaman sekolah. Seluruh siswa-siswi tampak antusias dan bersemangat mengikuti setiap gerakan senam yang dipandu langsung oleh para mahasiswa KKN. Selain untuk menjaga kebugaran tubuh, kegiatan senam ini juga bertujuan untuk mempererat keakraban antara mahasiswa, jajaran guru, dan para siswa sebelum melangkah ke sesi sosialisasi.
Setelah kegiatan fisik selesai, acara dilanjutkan dengan sosialisasi anti-bullying yang berlangsung interaktif. Dalam pemaparannya, tim mahasiswa KKN memberikan pemahaman mengenai definisi perundungan, jenis-jenis perundungan yang sering terjadi di lingkungan sekolah, serta dampak negatifnya bagi korban maupun pelaku. Siswa diajak untuk memahami pentingnya saling menghargai, berteman tanpa membeda-bedakan, dan berani melapor kepada guru jika melihat atau mengalami tindakan perundungan.
Pihak sekolah SDN Tanjung Harapan menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif yang dibawakan oleh mahasiswa KKN. Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya terbiasa dengan pola hidup sehat, tetapi juga mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, ramah anak, dan bebas dari tindakan bullying.
